Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-67 di Madrasah Karakter Mutiara Bunda Bali: Refleksi Nilai dan Semangat Pramuka

KARAKTERMUTIARABUNDA.SCH.ID | Pada Rabu, (14/08/2024), Madrasah Karakter Mutiara Bunda Bali menyelenggarakan upacara untuk memperingati Hari Pramuka ke-67. Upacara yang berlangsung pada pukul 08.00 WITA ini diikuti dengan penuh semangat dan rasa khidmat oleh para guru serta siswa kelas IV hingga IX dari MI dan MTs Karakter Mutiara Bunda Bali. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala MTs Karakter Mutiara Bunda Bali, Sri Utami, S.E., S.Pd., sementara Dimas Yusuf Ramadhan, siswa kelas IX, dipercaya menjadi pemimpin upacara.

 Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-67 di Madrasah Karakter Mutiara Bunda Bali: Refleksi Nilai dan Semangat Pramuka

Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-67 di Madrasah Karakter Mutiara Bunda Bali: Refleksi Nilai dan Semangat Pramuka, Rabu (14/08/2024)

Dalam amanatnya, Bunda Sri Utami mengawali dengan menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia-Nya yang memungkinkan seluruh peserta untuk berkumpul dan mengikuti upacara dengan sehat, seraya mengingatkan bahwa tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka untuk mengenang peristiwa bersejarah pada tahun 1961, ketika Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada masyarakat. Peristiwa tersebut ditandai dengan penyerahan Panji Gerakan Pramuka dari Presiden Soekarno kepada Sri Sultan Hamengkubuwono IX, tokoh penting yang mencetuskan istilah Pramuka dan menjadi Ketua Pertama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Dalam amanatnya, Bunda Sri Utami menekankan peran besar Pramuka dalam pembentukan karakter generasi muda Indonesia. Pramuka bukan sekadar organisasi biasa, tetapi sebuah “Sekolah Kehidupan” yang mengajarkan nilai-nilai luhur seperti kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, dan cinta tanah air. Melalui berbagai kegiatan, Pramuka telah berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang tangguh, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Bunda Sri Utami juga menekankan pentingnya Dasa Darma Pramuka sebagai pedoman perilaku. Menurutnya, dengan mengamalkan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari, para Pramuka akan tumbuh menjadi generasi yang beriman, bertakwa, berkarakter, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Selain itu, beliau mengingatkan bahwa Pramuka juga berperan dalam pelestarian budaya dan lingkungan, serta selalu siap membantu masyarakat dalam situasi bencana. Dalam amanatnya, Bunda Sri Utami selaku pembina upacara mengajak seluruh peserta upacara untuk memanfaatkan kegiatan Pramuka sebagai wadah untuk belajar, berkreasi, dan berkontribusi kepada masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan saling mencintai, sesuai dengan ajaran Islam yang mengajarkan bahwa sesama muslim bagaikan satu tubuh yang merasakan penderitaan satu sama lain.

Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, mencerminkan nilai-nilai yang diajarkan dalam Pramuka. Acara ini menjadi momentum penting bagi seluruh peserta untuk merenungkan dan memperkuat komitmen mereka dalam mengamalkan nilai-nilai Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat yang terus berkobar, diharapkan Pramuka akan terus menjadi motor penggerak dalam pembentukan karakter generasi muda Indonesia yang berintegritas, kreatif, dan berjiwa sosial tinggi

Penulis : Sri Utami., S.E., S.Pd. | Editor: Ardhian Khairul

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram