KARAKTERMUTIARABUNDA.SCH.ID | Yayasan Mutiara Bunda Bali yang menaungi TK, MI, dan MTs Karakter Mutiara Bunda Bali sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif keagamaan berupa “Praktek Manasik Haji”, Sabtu (23/5/2026). Bertempat di lingkungan Madrasah Karakter Mutiara Bunda Bali, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman kontekstual mengenai rukun Islam kelima kepada para peserta didik.

Praktek Manasik Haji PAUD-MI-MTs Karakter Mutiara Bunda Bali
Acara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh civitas akademika serta ratusan siswa-siswi. Peserta simulasi ibadah haji ini terdiri dari seluruh siswa TK B Mutiara Bunda Bali, siswa MI Karakter Mutiara Bunda Bali (Kelas 4, 5, dan 6), serta siswa MTs Karakter Mutiara Bunda Bali (Kelas 7, 8, dan 9).
Acara ceremony pembukaan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya: Ibu Luluk, mewakili Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kementerian Agama Kota Denpasar, kemudian Bapak Dr. H. Mahmudi, M.Pd., sebagai Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah, serta Bapak Didit, mewakili Direktur PT NJM. Kehadiran para tokoh ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap inovasi program pendidikan karakter berbasis agama yang diusung oleh yayasan.
Program manasik haji ini merupakan agenda perdana yang diinisiasi oleh Yayasan Mutiara Bunda Bali. Meskipun baru pertama kali diadakan, seluruh siswa mengikuti jalannya kegiatan dengan sangat antusias. Mengenakan pakaian jubbah dan gamis serta sebagian mengenakan pakaian ihram putih-putih, para siswa tampak khusyuk mempraktikkan urutan ibadah haji, mulai dari niat, wukuf, tawaf, sai, hingga tahalul.
Untuk menjaga kekhusyukan dan kelancaran simulasi, seluruh peserta dibagi ke dalam 7 Kloter, yang terdiri dari: 4 Kloter Muslimah (Jamaah Perempuan) dan 3 Kloter Muslimin (Jamaah Laki-laki). Selama prosesi manasik, setiap kloter dipandu secara profesional oleh para Mutawif yang merupakan guru-guru (Yanda dan Bunda) dari Yayasan Mutiara Bunda Bali.
Yanda Rafiq Anshari selaku Ketua Panitia mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim yang mensukseskan acara perdana ini. “Kegiatan ini bukan sekadar simulasi fisik, melainkan upaya menanamkan nilai-nilai spiritual, kesabaran, dan pengenalan sejarah Islam sejak dini kepada anak-anak kita,” ujar pihak panitia pelaksana
Dengan suksesnya acara perdana ini, Yayasan Mutiara Bunda Bali berharap kegiatan Praktek Manasik Haji dapat menjadi agenda tahunan guna terus memperkuat visi sekolah dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berwawasan keagamaan yang kuat.
Oleh: R.A Al-Baliyyi











